KP2 dan Dinkes Dinilai Lamban
BATAM - Virus flu burung (avian influenza) kembali mengancam masyarakat Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam. Temuan tersebut merupakan hasil kajian Komnas Flu Burung Pandemi Influenza (FBPI) Indonesia, yang mendeteksi bahwa hampir seluruh wilayah Sumatera telah terjangkit virus mematikan itu.
Untuk mengantisipasi penyebaran, FBPI menggandeng Octopus Komunitas Batam (LSM yang menangani masalah lingkungan), Pemko Batam serta Pemerintah Provinsi Kepri untuk melakukan sosialisasi dan memerangi wabah berbahaya tersebut. Kordinator Komnas FBPI Memed Zoelkarnain mengatakan di Medan, Sumatera Utara telah ditemukan 2 korban meninggal dan 10 lainnya suspect. Ia menyerukan, pencegahan yang paling efektif dengan tidak memelihara burung, ayam dan unggas lainnya di lingkungan tempat tinggal. "Satu saja ternak saja kena flu burung, akan menular ke unggas lainya. Bahkan bisa menyerang manusia. Jadi, harus dilakukan pemusnahan unggas lainnya," katanya kepada Sijori Mandiri ketika ditemui di Dapur 12, Sagulung, Minggu (10/8). Dian Argarini mengaku datang dari Jakarta khusus untuk mensosialisasikan bahaya wabah flu burung. Ia dan rombongan cenderung melibatkan ibu-ibu rumah tangga (IRT) karena dianggap paling tanggap terhadap penyakit mematikan itu. "Ibu-ibu lebih cepat menyebarkan sosialisasi ini dan itulah yang kita targetkan. Sehingga masyarakat akan cepat tahu dan flu burung bisa segera tercegah," katanya. Sesalkan KP2 dan Dinkes Budi Hartawan, Kordinator Octopus Komunitas Batam, menyesalkan sikap Dinas KP2 dan Dinas Kesehatan Kota Batam yang kurang meresponi bahaya virus flu burung. Menurutnya, Dinas KP2 dan Dinas Kesehatan seharusnya lebih respek terhadap penyakit mematikan itu. Tetapi, sampai sekarang terbukti, kedua dinas tersebut belum maksimal memikirkan masalah serius itu. Walikota Batam Drs Ahmad Dahlan mengklaim sejauh ini, belum ada korban penyakit flu burung di Kota Batam. Dikatakan, apabila ada masyarakat terjangkit, harus segera diinformasikan kepada dinas kesehatan atau ke KP2. "Selama ini belum ada korban flu burung di Batam. Kita harapkan, jangan sampai ada korban flu burung di sini," ujar Dahlan usai bersilaturahmi dengan pengurus Yayasan Abdi Umah Sagulung. (sm) |