|
Tolong Atasi Pasokan Air PDAM Semakin Seret dan Keruh |
|
Senin, 17 Mei 2010 |
Tanya: Halo pengelola air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), tolong diperhatikan pasokan air kepada warga, karena akhir-akhir ini pasokan air selain seret juga agak keruh. Padahal air PDAM itu digunakan warga untuk minum dan keperluaan lainnya, saya khawatir bila pasokan air seperti itu, akan berpengruh terhadap kesehatan warga.
Saya pikir pasokan air seret itu, akibat banyak pipa yang bocor, karena pernah saya temukan sejumlah titik banyak air meluber ke jalan berasal dari pipa. Begitu pula kondisi air yang terkadang keruh itu, kemungkinan pipa PDAM sudah pada berkarat harus segera diganti.
Seharusnya PDAM melihat keluhan warga ini harus segera bertindak, untuk segera diantisifasi sedini mungkin, jangan sampai keluhan warga ini tak digubrisnya. Apalagi akhir-akhir ini, ketika pipa (kran) di rumah dibuka sering keluar angin yang mendorong meteran jadi berputar kencang. Padahal air yang keluar sedikit. Sekian dan terima kasih Sijori Mandiri atas diterbitkannya surat pembaca saya ini.
Syaiful Hidayat, Warga Bukit Bestari - Kota Tanjungpinang
Jawab : Terima kasih pak Syaiful atas suratnya di sampaikan kepada PDAM melalui Layanan Umum Sijori Mandiri. Memang beberapa hari lalu pasokan air PDAM kurang baik. Hal itu sebagai dampak dari pengerjaan pendalaman alur yang saat ini masih berlangsung. Pendalaman alur dimaksudkan untuk melakukan penambahan stok air di waduk Sungai Pulai, terpaksa ini kita lakukan untuk perbaikan air PDAM agar debit air menjadi maksimal.
Kita berharap pelanggan PDAM Tirta Kepri di Tanjungpinang dan Bintan memaklumi kondisi ini. Tapi sekarang telah kita atasi dan pasokan air kembali normal. Sedangkan perbaiki kualitas air, selain pendalaman alur, PDAM juga melakukan up-grade Instalasi Pipa Air (IPA) agar lebih bersih dan tidak tersumbat. Memang cukup lama tidak dilakukan perawatan atas IPA sehingga membuat air kuning dan kotor. Meski belum maksimal, kondisi waduk sudah menunjukkan perbaikan dengan penambahan air meskipun masih dikatakan minus, namun demikian sudah bertambah dari sebelumnya minus 60 sekarang hanya minus 40 Cm. Nah melalui APBD murni 2010 ini, kita berharap dapat melakukan upgrade pada IPA sehingga kualitas dan kondisi air PDAM dapat lebih baik dan terjamin kedepannya. Namun saat ini kondisi waduk yang masih belum maksimal pasti akan ada gangguan pelayanan kepada pelanggan masih, tapi hanya beberapa titik saja. Sementara kawasan yang dapat disuplai secara maksimal seperti dari kawasan Batu 8,9 dan 10 karena stok air di luar kapastitas atau di bawah normal akibatnya Intake belum maskimal dalam melakukan pelayanan, mengingat kondisi waduk belum normal. Sejauh ini kondisi PDAM Tirta Kepri memang sudah sangat kritis. Hal ini tak terlepas dari kondisi waduk Sungai Pulai yang semakin lama makin menyusut. Saat ini debit air di waduk tersebut minus 60 centimeter, supaya air tetap mengalir maka dilakukan pemasangan pipa intake. Debit air ini terus berkurang karena setiap hari disedot. Sementara hujan yang mengguyur Tanjungpinang beberapa hari belakangan, tak banyak membantu. Namun alternatif jangka pendek yang akan dilakukannya adalah dengan mengambil sumber air dari sungai Gesek. Lokasinya yang tidak jauh dari waduk Sei Pulai sehingga cukup memudahkan pendistribusian dari sungai tersebut. Apabila sumber air dari sungai Gesek bisa kita relisasikan, maka hal tersebut akan dapat mengurangi beban untuk daerah batu 8 dan Batu.Sekian penjelasan kami semoga bermanfaat.
Abdul Kholiq, Direktur PDAM Tirta Kepri |