Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Home arrow Partai & Politik arrow Aida Berjaya Ingin Kesejahteraan Masyarakat Meningkat
Aida Berjaya Ingin Kesejahteraan Masyarakat Meningkat
Sabtu, 15 Mei 2010
BATAM-Kampanye terbuka pasangan calon Gubernur (Cagub) dan calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri, Aida Ismeth-Eddy Wijaya di lapangan Sei Harapan, Sekupang Jumat (14/5), dihadiri ribuan massa pendukungnya. Cagub Aida Ismeth dalam orasinya menyatakan ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri. 
Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Dr H Eggy Sudjana berorasi menyampaikan pesan politik Aida Berjaya di hadapan ribuan hadirin.
Lantunan lagu oleh artis Ine Cintya, Ricky Likur dan Ria KDI membuat suasana kampanye menjadi lebih hidup.

Dalam orasi politiknya, Eggy Sudjana menyampaikan tiga hal penting yang merupakan misi Aida Ismeth akan maju sebagai Cagub Kepri. Tiga hal itu adalah, akan membawa masyarakat yang lebih sejahtera, masyarakat yang cerdas, dan masyarakat Kepri yang berakhlak mulia.

Eggy Sudjana tampil mengenakan kacamata gelap mengatakan, majunya Provinsi Kepri berkat jasa besar Gubernur Kepri Ismeth Abdullah. Eggy mengatakan, saat ini pilihan masyarakat Kepri untuk Aida Ismeth merupakan pilihan rasionil.

Yang mana, Aida Ismeth adalah anak seorang Gubernur dan istri seorang Gubernur. Dan kali ini, atas dukungan dari seluruh masyarakat Kepri, maka Aida Ismeth akan terpilih menjadi Gubernur Kepri periode 2010-2015.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Pasangan Aida Ismeth (TP2AI), Ir HM Nur Syafriadi mengajak seluruh lapisan masyarakat Kepri untuk bersama-sama mengawali pelaksanaan pemilukada pada 26 Mei akan datang. Nur meminta kepada masyarakat jangan terprofokasi oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab.

Nur menegaskan, selama 8 tahun Ismeth Abdullah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam (OB) sudah banyak kemajuan yang telah dirasakan oleh masyarakat Kepri. Terutama perjuangan Ismeth Abdullah mengenai status kampung tua, yang saat ini justru banyak pahlawan kesiangan yang bermunculan ke sana kemari dengan mengklaim bahwa status kampung tuah adalah atas perjuangan mereka.

"Saya tahu persis masalah kampung tua, karena ketika itu saya sebagai ketua Pansus masalah kampung tua. Dan orang yang memiliki peran penuh dalam menentukan status kampung tua adalah Pak Ismeth, ketika menjabat sebagai ketua OB. Tidak ada pahlawan di situ. Tolong, masyarakat buka mata, buka telinga. Jangan mau dibodoh-bodohi oleh orang yang mengklaim dirinya sebagai pejuang kampung tua," kata Nur Syafriadi dengan nada lantang dari atas panggung kampanye.

Selaku pembawa acara dalam kampanye kali ini adalah, Ustad Chandra. Dengan gaya khasnya dan bahasa guyonannya, Ustad Chandra menyanyikan lagu karangannya bahwa "Kalau mereka kasih uang ambil saja, tapi jangan pilih mereka. Kalau dikasih baju ambil saja, tetapi jangan lupa coblos nomor 3."

Aida Ismeth saat mendapatkan giliran berorasi, ia mengatakan, tujuan utama dalam pencalonan dirinya untuk maju menjadi Gubernur Kepri adalah menciptakan masyarakat yang sejahtera, cerdas dan berakhlak mulia. Selain itu, Aida juga memiliki program ke pembangunan Kepri ke depan yakni menjadikan Kepri sebagai pusat investasi demi nasib anak cucuk masyarakat di kemudian hari.

"Mari kita satukan tekad bersama untuk membangun Kepri serta menciptakan masyarakat cerdas, sejahtera dan beraklak mulai untuk anak cucu kita di masa yang akan datang," ujar Aida Ismeth.

Dalam kesempatan itu, Cawagub Kepri Eddy Wijaya sebagai mantan Sekdaprov mengatakan, selama lima tahun membantu Ismeth Abdullah, maka saat ini dia berjanji akan siap membantu Aida Ismeth untuk bersama-sama membangun kejayaan Kepri di masa akan datang yang lebih baik, sesuai dengan harapan bersama.

"Kami tidak mau membuat janji-janji kosong kepada masyarakat. Tapi kami akan membuktikan dengan niat dan tujuan kami dalam mensejahterakan masyarakat. Selama lima tahun saya membantu pak Ismeth Abdullah, maka kali ini saya siap membantu ibu Aida untuk bersama-sama membangun Kepri ke depan untuk menuju masyarakat yang sejahtera, cerdas dan berakhlak mulai," tandas Eddy Wijaya.

Awang Herman, salah satu tokoh masyarakat tempatan dengan suara lantang menghimbau kepada seluruh masyarakat Kepri, khususnya masyarakat Batam terutama masyarakat pulau agar tetap memilih Aida Ismeth berpasangan Eddy Wijaya, menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Saudara-saudara ku semua. Selama kepemimpinan pak Ismeth Abdullah, kita semuanya sudah merasakan hasil pembangunan di Kepri. Maka untuk itu, kami minta agar pilihan kita hanya nomor 3, jangan ada yang lari ke lain hati. Kita anak pulau, harus tetap ingat dengan jasa-jasa orang yang telah banyak membantu kita, yakni pak Ismeth Abdullah dan ibu Aida Ismeth," kata Awang Herman menegaskan.

Sedangkan Jurkamnas HR Agung Laksono dan Ratu Atut Chosiyah dari Partai Golkar yang dijadwalkan ikut hadir untuk menyampaikan orasi politik di hadapan para massa pendukung Aida - Eddy, batal hadir.(sm/li/33)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
copyright © sijorimandiri.net 2005 - 2008