Advertisement
Advertisement
Advertisement
Siape Die
Titus Wahyudi
Menikmati Pekerjaan


Sosok Titus Wahyudi, begitu menikmati pekerjaannya sebagai staf marketing di Bintan Colombia Elektronik (BCE). Adapun yang membuatnya begitu enjoy bekerja sebagai marketing karena ia selalu berhadapan dengan banyak orang dengan latar belakang dan status sosial yang berbeda.


Advertisement
Home arrow Metro Kepri arrow Kampanye Damai
Kampanye Damai
Senin, 10 Mei 2010
Tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dilaksanakan secara simultan memasuki massa kampanye terbuka mulai Minggu, 9 Mei 2010.

Untuk peserta Pemilukada Kepri, masing-masing pasangan calon gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) mendapatkan kesempatan untuk berkampanye di dua zona.

Pasangan nomor urut 1 (Nyat Kadir-Zulbahri) berkesempatan berkampanye di Batam dan Tanjungpinang, pasangan nomor urut 2 (HM Sani-HM Soerya Respationo di Lingga dan Natuna dan pasangan nomor urut 3 (Aida Ismeth-Eddy Wijaya) di Karimun dan Anambas.

Sedangkan dua pasangan calon bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bintan Ansar Ahmad-Khazalik dan Syaiful Anwar-Abdul Azim juga telah diatur jadwal kampanyenya oleh KPU.

Berikutnya tiga pasangan Cabup-Cawabup Lingga juga telah ditetapkan jadwal dan lokasi kampanyenya. Tiga pasangan Cabup-Cawabup yang bertarung di Pemilukada Lingga itu adalah
nomor urut 1 Usman Taufiq-Hanafi Ekra, nomor urut 2 Daria-Abu Hasim dan nomor urut tiga Saptono Mustaqim- Rudi Purwonugroho.

Sedang di Kabupaten paling muda di Kepri yakni Anambas, pelaksanaan kampanye kemarin diisi dengan kegiatan pawai bersama yang melibatkan semua pasangan calon. Pasangan yang bertarung di Pemilukada Anambas ini adalah; pasangan nomor urut 1 Ibnu Maja-Nur Adnan Nala, nomor urut 2 Herdi Usman-Noor Setiawan (Herdi-Setia).

Berikutnya pasangan nomor urut 3 Tengku Mukhtaruddin-Abdul Haris (Tengku-Haris), pasangan nomor urut 4 M Zein-Syamsuki Syukur, dan pasangan nomor urut 5 Wan Zuhendra-Irwan Djamaluddin.

Sejak ditetapkan hingga menjelang masa kampanye dan pencoblosan, masing-masing pasangan bersama tim suksesnya sudah melakukan sosialisasi kandidat. Baik melalui media massa, spanduk, baliho maupun bertatap muka dalam berbagai acara dan kegiatan.

Meski di atas kertas Pemilukada langsung menjanjikan perubahan ke arah kehidupan berdemokrasi yang lebih baik, namun dengan berbagai kelemahan yang ada, sesungguhnya momen ini sangat rawan dan mudah menjerumuskan kita ke dalam situasi yang kontra-produktif, apalagi dalam masa kampanye yang rawan terjadinya gesekan dan konflik horizontal secara terbuka.

Guna menghindari terjadinya konflik horizontal dalam masa kampanye ini maka semua pihak yang terkait harus mampu menahan diri. Pasangan calon harus mampu bersaing secara sehat dan mesti mampu mengendalikan tim sukses atau massa pendukungnya. Sedangkan KPU selaku penyenggara pemilu harus adil dan melaksanakan pemilu sesuai dengan Undang-Undang dan peraturan yang berlaku.

Demikian juga dengan Pawaskada jadilah wasit yang baik dan jujur serta tidak memihak ke salah satu pasangan kandidat tertentu. Polisi selaku pihak yang bertanggungjawab dalam hal keamanan juga harus berperan sebagaimana mestinya. Anggota polisi jangan over eting atau pun arogan di dalam menyelesaikan masalah Pemilukada. Namun demikian polisi juga harus tegas dalam mengambil keputusan.

Pelasanaan Pemilukada Kepri 2010 memang diharapkan damai. Namun demikian damai, bukan berarti tidak dinamis dan tidak meriah. Damai, bukan berarti tidak ada beda pendapat dan harus manut-manut saja.

Damai yang dimaksud adalah Pemilukada yang berlangsung hangat, dinamis, meriah, tapi tetap dengan cara-cara yang fair, jujur, adil. Pemilukada damai adalah Pemilukada yang tidak menebarkan virus yang merusak hasrat, solidaritas dan kesatuan sosial antarwarga masyarakat. 
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
copyright © sijorimandiri.net 2005 - 2008