Advertisement
Advertisement
Advertisement
Dunia Oh Dunia
Guinness World Record memberikan penghargaan bergengsi bagi seekor kuda bernama Jake. Kuda jantan itu dinobatkan sebagai kuda tertinggi di dunia.
Tidak hanya itu, Jake juga dikenal berprilaku gentle. Kuda jenis Belgian yang berusia sembilan tahun ini memiliki tinggi tiga meter.


Kampanye yang dilakukan oleh seorang siswi untuk menentang pendapat seorang ulama Iran, dengan menunjukkan belahan payudara yang dilakukan Senin (26/4) kemarin ternyata benar menimbulkan gempa bumi.


Advertisement
Home arrow Luar Negeri arrow PM Malaysia Dituding Dalangi Kasus Sodomi
PM Malaysia Dituding Dalangi Kasus Sodomi
Rabu, 03 Pebruari 2010
Pengadilan Anwar Ibrahim

Kuala Lumpur- Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menuding Perdana Menteri (PM) Najib Razak dan istrinya mendalangi kasus sodomi, yang lagi-lagi dialamatkan kepada dirinya. Gara-gara kasus itu, Anwar kembali menjalani sidang pengadilan, Selasa (2/1). Ini merupakan sidang kedua yang dialami Anwar sejak 1998. Sesaat setelah hakim Pengadilan Tinggi di Kuala Lumpur mengumumkan penundaan sidang selama beberapa jam, Anwar lalu menyatakan kepada para wartawan bahwa kasus yang dia hadapi adalah konspirasi baru untuk menghancurkan karir politiknya.

Mantan deputi perdana menteri yang kini menjadi pemimpin kubu oposisi yang karismatik itu dituduh menyodomi mantan asistennya, Mohamad Saiful Bukhari Azlan (24), di suatu kondominium di Bukit Damansara pada 26 Juni 2008.

Politisi berusia 63 tahun itu membantah tuduhan yang diajukan Azlan. Anwar bahkan curiga bahwa Razak dan istrinya mendalangi tuduhan sodomi itu.

Dia mengaku punya bukti bahwa Azlan sempat bertemu dengan Razak dan istrinya, Rosmah, beberapa hari sebelum dia melancarkan tuduhan sodomi. "Mereka secara pribadi terlibat dalam konspirasi ini dan merancangnya. Kami punya bukti bahwa Saiful Bukhari Azlan berada di rumah dengan Rosmah dan bertemu dengan Najib beberapa hari sebelum membuat laporan ke polisi," kata Anwar.

Oleh karena itu, Anwar berencana untuk memanggil Najib dan istrinya sebagai saksi. Najib pernah mengakui bahwa Azlan sempat menemuinya, namun saat itu keperluannya adalah mengenai beasiswa untuk belajar di universitas. Ketika itu, Najib masih menjadi deputi perdana menteri.

Sidang pengadilan kasus sodomi kali ini tampaknya tidak segera diputus secara cepat. Pasalnya, hakim Selasa pagi menunda sidang selama beberapa jam dan akan berlanjut kembali di sore hari.

Sidang atas kasus itu semula dijadwalkan Juli tahun lalu, namun beberapa kali ditunda karena permintaan tim pengacara Anwar. Sidang pengadilan itu mendapat perhatian dari sejumlah perwakilan diplomatik negara-negara asing, diantaranya dari Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Inggris.

Anwar pernah menjabat sebagai deputi perdana menteri Malaysia periode 1993-1998. Semula, dia merupakan anak emas bagi perdana menteri saat itu, Mahathir Mohamad.

Namun, saat krisis moneter melanda Malaysia, hubungan Anwar dengan Mahathir menjadi renggang karena perbedaan pandangan. Kritiknya kepada Mahathir mengenai tata kelola pemerintahan membuat Anwar terdomplang dari kekuasaan.

Bahkan, pada 1999 Anwar divonis penjara enam tahun karena bersalah atas kasus korupsi. Setahun kemudian, dia juga divonis penjara sembilan tahun karena bersalah atas kasus sodomi.

Pada 2004, Anwar dibebaskan dari penjara dan mencoba membangun kembali karir politiknya. Berkat dukungan istrinya, Anwar berhasil masuk ke parlemen. Dia bahkan sejak Agustus 2008 dipercaya menjadi pemimpin kubu oposisi dan menjadi ancaman serius bagi pemerintahan saat ini, yaitu Perdana Menteri Najib Razak. (sm/vv)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
copyright © sijorimandiri.net 2005 - 2008