Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Home arrow Lingga arrow Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus
Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus
Senin, 01 Pebruari 2010
LINGGA- Seorang bocah Ajis (10) ditemukan tewas terseret arus saat mandi di Pantai Tekuk Ru Kecamatan Singkep, Minggu (31/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban ditemukan warga lima belas menit setelah kejadian.
Anggi (10), satu dari empat orang teman korban yang saat itu berada di pantai mengungkapkan, sebelum kejadian, ia bersama empat orang rekannya (termasuk Ajis-red) bermaksud untuk jalan-jalan di pinggiran pantai. Namun entah kenapa saat itu beberapa orang rekan korban berkeinginan untuk mandi saat itu.

Menurut Anggi, sebelumnya ia dan beberapa temann yang lain telah berupaya  mencegah korban agar tidak mandi di pinggiran pantai tersebut karena air laut saat itu kebetulan sedang naik pasang.       

"Saya sudah memperingatkan teman-teman supaya tidak usah mandi. termasuk Ajis. Namun mereka terus aja mandi tanpa memperdulikan kami yang menunggu di tepi pantai," kata Anggi, seraya menambahkan waktu itu air laut sedang pasang dan arus dan gelombangnya lumayan besar.

Tidak peduli akan larangan Anggi, korban dan beberapa orang temannya menceburkan dari mereka ke laut. Tidak terasa saat itu hari menunjukkan sekitar pulul 10.15 WIB.

Usai mandi di patai itu beberapa dari teman Ajis kembali ke pantai untuk berkumpul lagi bersama rekan-rekannya yang telah lama menungu. Tidak ada yang menyadari kalau Ajis tidak ada di antara mereka.

"Tidak ada satu orang pun yang tahu kalau Ajis tidak ikut bersama rombongan kami usai mandi di pantai ru saat itu. Namun setelah agak lama baru teman-teman menyadari kalau salah seorang dari teman kami tidak ada dalam rombongan. saya takut waktu itu kawan-kawan yang mandi bersama Ajis berusaha mencari, namun mereka tidak menemukannya." ujar Anggi dengan terbata bata.

Setelah diketahui Ajis tidak ditemukan, sontak membuat teman-teman korban  panik. Mereka langsung berhaburan lari dari pantai itu untuk mencari pertolongan.

Saat itu warga Teluk Ru Kelurahan Dabo kebetulan sedang melaksanakan gotong-royong untuk membangun sebuah TPA, tak jauh dari tempat kejadian. Mendengar laporan dari teman teman korban, warga yang berjumlah hampir 30 orang langsung turun ke laut dan melakukan pencarian.

Seluruh warga berusaha mencari korban dengan menyisir kawasan pantai pada kedalaman saat itu hampir sebatas leher orang dewasa.

Pencarian korban berlangsung selama 15 menit. Tidak lama kemudian, salah seorang tim penolong, mengaku seperti memijak sesosok tubuh seseorang dari dasar air.

Mengetahui sosok yang terpijak tersebut merupakan jasad Ajis, warga tersebut langsung memberi tahukan temuannya kepada rekan-rekan yang lain kebetulan tidak jauh dari tempat penemuan jasad korban.  

Sesaat tubuh korban segera diangkat ke permukaan. "Saat kami angkat dan membawanya ke bibir pantai, ketika itu upaya penyelamatan korban masih kita lakukan. Posisi korban kita angkat kakinya ke atas untuk mengelurkan air laut yang banyak tertelan. Tapi sayang nyawa bocah itu sudah tidak dapat diselamatkan," kata Nail, salah seorang warga yang ikut membantu mencari korban, Minggu (31/1).

Kapolres Lingga AKBP Isnanta Tri Nugraha saat dikofirmasi melalui Kasat Intel Polres Lingga AKP Zulkarnain membenarkan laporan dari kejadian tersebut.

"Korban tenggelam ini bernama Ajis (10), anak dari pasangan Sanusi dan Indek Upik, warga Belakang Pasar Kelurahan Dabo Singkep. Saat ini korban sedang di semayankan di rumah duka," kata Zulkarnaen.(sm/32)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
copyright © sijorimandiri.net 2005 - 2008